Home » All posts
Selasa, 06 Desember 2016
Rabu, 30 November 2016
Allied
04.52.00 Asinta
Tiba-tiba tergerak untuk menonton film ini, entah karena apa. Mungkin karena katanya film ini yang jadi penyebab perceraian Brad Pitt dan Angelina Jolie. Tapi, emang cantikan Marion Cotillard (cewek di film ini) sih.___.
Allied mengambil latar perang dunia kedua. Max Vatan (Brad Pitt) adalah seorang agen Canada. Dia kemudian menjalankan misi untuk membunuh petinggi Jerman. Max kerja sama dengan seorang pejuang dari Prancis bernama Marianne Beausejour (Marion Cotillard). Awalnya mereka pura-pura jadi pasangan suami istri, tapi lama kelamaan mereka cinlok dan akhirnya menikah. Mereka kemudian pindah ke London dan hidup bahagia di sana bersama anaknya Anna, yang Marianne lahirkan ketika ada penyerangan :(( Selesai. *eh ga deng. Ya pokoknya setelah mereka menikah, mereka dapat cobaan. Mariane dicurigai sebagai mata-mata. WOW.
Senin, 28 November 2016
Moana
23.19.00 Asinta
Disney kembali menciptakan kisah Princess. Bedanya, Moana hadir dalam wujud Princess yang tangguh, pemberani dan independen.
Dikisahkan terdapat dewi laut (?) bernama Te Fiti. Dia yang memberikan kehidupan untuk laut dan banyak pulau. Suatu hari, seorang manusia setengah dewa yang bisa berubah wujud bernama Maui mencuri jantung Te Fiti yang membuat ia marah dan akhirnya memberikan kutukan pada laut dan pulau-pulau. Sementara itu, di satu pulau hiduplah Moana yang akhirnya tahu bahwa dulu masyarakat pulaunya adalah penjelajah lautan. Atas petunjutk neneknya, ia mulai melakukan petualangan melintasi lautan untuk mengembalikan jantung Te Fiti.
Kamis, 17 November 2016
Fantastic Beasts and Where to Find Them
08.04.00 Asinta
Sabtu, 05 November 2016
Hidupku Seperti Susu
05.49.00 Asinta
Jumat, 04 November 2016
Ouija: Origin Of Evil
05.10.00 Asinta
Sebelumnya gue mau meminta maaf sekali karena penilaian gue terhadap film ini sangat dipengaruhi suasana saat menonton. Dan kemarin ketika gue menonton film ini, suasananya sangat tidak kondusif karena banyak gerombolan anak SMA yang entah apa tujuan mereka masuk bioskop, karena kalau untuk menonton dan menikmati film, kayaknya enggak :)
Kamis, 03 November 2016
Trolls
20.36.00 Asinta
Kamis, 27 Oktober 2016
Butuh Doa
05.26.00 Asinta
Beberapa menjawab sudah, kebanyakan belum. Gue adalah salah satu yang menjawab belum.
Lalu sang dosen bilang, "Ayo kalian cari pasangan dari sekarang! Jangan dulu lulus sebelum dapat pasangan! Nanti di klinik kalian ga akan ada waktu buat hal begituan."
Gue cuma ketawa. Segitunya emang?
Sabtu, 15 Oktober 2016
Pinky Promise
18.43.00 Asinta
Selasa, 11 Oktober 2016
Ada Cinta di SMA
07.12.00 Asinta

Cinta gue pake peringkat. Dari yang namanya masih Coboy Junior terus ganti jadi CJR karena Bastian keluar, gue memposisikan Aldi di peringkat pertama, dan Iqbaal di peringkat terakhir. Sayangnya, Iqbaal selalu mendapatkan hal yang 'lebih' dibandingkan yang lain. Iqbaal adalah personil CJR yang fansnya paling banyak (dilihat dari jumlah followers twitter dan instagramnya). Kalau diundang ke acara-acara, yang selalu jadi bahan obrolan adalah Iqbaal. Waktu Coboy Junior main sinetron, Iqbaal yang jadi pemeran utama. Pun dengan film Coboy Junior The Movie, meskipun semua punya konflik tersendiri, Iqbaal masalahnya lebih jelas dibanding dengan Bastian._.
Kamis, 29 September 2016
Athirah
06.29.00 Asinta
Ketika membaca sinopsis film ini, awalnya gue ragu untuk nonton. Karena sudah begitu banyak film-film poligami yang lebay dan terlalu dramatis :( Tapi karena ada Christoffer Nelwan yang jadi salah satu pemainnya, dan film ini produksi Miles Film, jadilah gue pergi menonton di hari penayangan film ini.
Selasa, 13 September 2016
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! part 1
07.49.00 Asinta
Berbagai alasan mendorong gue untuk menonton film ini. Karena gue salah satu penggemar film warkop (meskipun kalau ditanya gue ga akan tahu film warkop yang ini judulnya apa, yang itu judulnya apa-,,-), karena yang main Vino G Bastian (aktor yang selalu sukses di setiap filmnya) dan Abimana, karena yang nulis skenarionya adalah idola gue, Bene Dion dan Awwe.
Rabu, 07 September 2016
Tujuh
05.18.00 Asinta
Karena waktu yang berjalan cepat, terlalu cepat. Gue masih sangat ingat bagaimana dulu ketika mendapat kabar bahwa gue diterima di Fakultas Kedokteran Gigi, gue langsung memeluk nenek, orang yang berada paling dekat saat itu, yang sayangnya sekarang dia justru berada di tempat yang sangat jauh, tempat itu bernama surga.
Senin, 05 September 2016
Sukajadi, Suka Sejadi-jadinya
03.38.00 Asinta
Satu hal yang Snap takutkan ketika bertemu orang baru di lingkungan baru adalah apakah mereka akan menerima Snap, tidak merubah Snap jadi orang lain. Ketakutan itulah yang datang ketika di akhir semester 6 kemarin Snap diwajibkan untuk mengikuti KKN (Kuliah Kerja Nyata). Entah beruntung atau tidak, Snap KKN di sebuah desa di Purwakarta. Beruntungnya karena Purwakarta tidak terlalu jauh, tidaknya adalah desa yang Snap dapat ternyata jauh dari keramaian. Sebuah desa bernama Sukajadi yang untuk sampai di sana, harus melewati beberapa tanjakan, turunan, pepohonan, sawah, dua sungai besar mengalir deras, dua jembatan yang kalau diseacrh di google bakalan muncul berita jembatan itu pernah amblas-,,- Sebuah desa yang ternyata memberi Snap banyak hal.
Kamis, 01 September 2016
Don't Breathe
01.34.00 Asinta
AKHIRNYA! Setelah lebih dari sebulan tidak menonton, kemarin secara tidak sengaja gue kembali lagi ke bioskop, menonton film bergenre thriller yang baru saja rilis di Indonesia: Don't Breathe.
Don't Breathe mengisahkan tiga perampok yang berencana untuk mencuri uang di sebuah rumah tua seorang pensiunan tentara yang buta. Tak disangka ternyata di rumah itu terdapat bahaya yang mengancam, karena ternyata si bapak tua buta itu adalah seorang psikopat.
Jumat, 15 Juli 2016
Sabtu Bersama Bapak
17.55.00 Asinta
Dari trailer yang sering banget ditayangin di tv, gue mengira film ini akan bikin gue nangis kejer. Tapi apa yang terjadi di studio?????? Snap terbahak-bahak, bahkan ketika scene sedih dan menegangkan. Ya allah kenapa ya? :(
Sabtu, 18 Juni 2016
Finding Dory
06.41.00 Asinta
Keterseringan nonton Finding Nemo membuat gue pada awalnya tidak terlalu antusias dengan kehadiran Finding Dory. Namun akhirnya, gue menonton juga film ini.
Finding Dory dibuat dua versi, asli dan dubbing Indonesia. Sebenarnya gue lebih pengen nonton yang Indonesia karena ada Syahrini dan Raffi Ahmad yang jadi pengisi suaranya. Namun tidak bagi penonton lain yang terdengar keluhan kecewa saat film dibuka dengan sapaan dari Dory: "Hai, Aku Dory!" Gue mah beda. Gue seneng banget. Wk.
Kamis, 16 Juni 2016
The Conjuring 2
23.17.00 Asinta
Akhir-akhir ini The Conjuring 2 ramai diperbincangkan. Meme-meme tentang Valak, hantu berkerudung (?) di film The Conjuring 2 pun banyak bermunculan. Ada yang lucu banget. Ada yang bikin ngelus dada sambil bilang 'apaan sih'. Tapi tulisan ini tidak akan membahas tentang meme-meme Valak itu. Ada beberapa hal yang mengusik perhatian gue ketika menonton film ini, selain karena filmnya yang serem tapi anehnya pulang dari bioskop yang terngiang-ngiang malah lagu Can't Help Falling in Love With You -_-
Berikut 5 hal termembuat Snap pengen komentar:
Tidak Butuh Judul [9]
06.29.00 Asinta
Selasa, 31 Mei 2016
Porsenang For Senang
07.54.00 Asinta
Dua bulan yang lalu, Sinta ikut dalam kepanitian acara tahunan di kampus, Porsenang. Bukan inisiatif atau sok ativis, tapi karena emang itu wajib. Ya jadi terpaksalah. Dan entah atas dasar apa, Sinta dimasukkin ke divisi acara, yang kerjanya mesti bener-bener, menguras otak dan tenaga. Sementara Sinta pemalas dan tidak bisa kelelahan :)
Senin, 16 Mei 2016
Bukan Cinta dan Rangga
07.30.00 Asinta
Tidak ada lagi Jakarta esok pagi.
Selamanya aku di sini.
Batas antara puja dan hina.
Jumat, 22 April 2016
Super Didi
05.15.00 Asinta
Film dibuka dengan adegan Didi Arka (Vino G Bastian) yang diganggu oleh dua anaknya, Anjani dan Velia. Mereka main perang bantal. So unchhh. Dan berlanjut ke adegan adegan lain.
Rabu, 20 April 2016
Tidak Butuh Judul [8]
06.31.00 Asinta
Tidak Butuh Judul [7]
03.19.00 Asinta
Tidak Butuh Judul [6]
03.03.00 Asinta
Tidak Butuh Judul [5]
02.30.00 Asinta
Tidak Butuh Judul [4]
02.22.00 Asinta
Tidak Butuh Judul [3]
02.16.00 Asinta
Tidak Butuh Judul [2]
02.07.00 Asinta
Selasa, 19 April 2016
Tidak Butuh Judul [1]
19.18.00 Asinta
Kamis, 07 April 2016
Get Up Stand Up
06.39.00 Asinta
Rabu, 06 April 2016
Abang [ part 5 ]
06.57.00 Asinta
Lana diajari untuk berbagi. Tapi tidak untuk yang satu ini.
Lana tidak pernah keberatan kalau harus berbagi bekal makan siang dengan Fabian. Anak itu tidak marah kalau posisinya di tim sepakbola tergantikan. Dia tidak akan merajuk kalau sepedanya dipinjam sepupunya yang berkunjung saat lebaran.
Selasa, 05 April 2016
Belajar Terbang
03.16.00 Asinta
Lima tahun lalu, setelah saya membaca serial pertama Supernova yaitu Kesatria, Putri, Bintang Jatuh, saya menulis kalimat di atas. Dengan tekad yang memang benar-benar bahwa saya ingin bisa terbang.
Selasa, 23 Februari 2016
Minggu, 24 Januari 2016
Pejuang Kuis
20.36.00 Asinta
Setidaknya ada dua hal yang ga malas untuk gue lakukan. Yaitu ketemu idola dan ikutan kompetisi (kuis, game, lomba atau apa pun namanya).
Selasa, 19 Januari 2016
Lima Luar Biasa
04.51.00 Asinta
Selasa, 29 Desember 2015
Negeri Van Oranje
04.34.00 Asinta
Persahabatan mereka berjalan sebagaimana mestinya. Sampai akhirnya Lintang sadar, dia harus memilih satu dari empat sahabatnya itu untuk jadi kekasihnya. Siapakah yang Lintang pilih?
Ngenest
00.42.00 Asinta
Rabu, 23 Desember 2015
#SampuraSUN9 [Review]
19.59.00 Asinta
Kami berdua sampai di Saung Angklung Udjo (tempat acara) selepas maghrib. Dan kami langsung disuguhkan antrian penonton yang panjang banget, mengular. Kami jadi khawatir ga kebagian duduk paling depan. Anaknya ingin selalu jadi yang terdepan emang :((
Senin, 16 November 2015
Heart Beat
14.23.00 Asinta
Heart Beat adalah film yang disutradai oleh Hadrah Daeng Ratu yang mengangkat tema persahabatan dengan banyak konflik. Persahabatan itu sendiri, kisah cinta yang saling menyilang (?), perjuangan mengejar mimpi dan permasalahan keluarga yang cukup menyesakan hati.
Heart Beat dibuka dengan manis oleh Alexa (Sivia Azizah) yang bernyanyi di sebuah cafe diiringi oleh teman dekatnya, Lido (Brandon Salim). Mesem-mesem lihat mereka berdua. How cute!
Kamis, 12 November 2015
BADOET : Film Horor Kekinian
16.34.00 Asinta
Badoet adalah film yang bercerita tentang tiga orang sahabat yaitu Donald (Daniel Topan), Farel (Christoffer Nelwan), dan Kayla (Aurelia) menyelidiki misteri kematian tiga anak tetangga mereka yang diduga dilakukan oleh seorang badut, sampai akhirnya si badut balas meneror ketiganya.
Kamis, 29 Oktober 2015
Tujuh Belas
08.30.00 Asinta
Jumat, 16 Oktober 2015
Pan
01.24.00 Asinta
Kamis, 15 Oktober 2015
Satu Sembilan
00.47.00 Asinta
Senin, 21 September 2015
Orang-orang Menyenangkan
06.08.00 Asinta
Selasa, 18 Agustus 2015
Empat Terberat
06.22.00 Asinta
S-Elektra
06.22.00 Asinta
Gue baru sadar gue memiliki banyak kesamaan sama Elektra, tokoh utama di novel itu. Mari gue jabarkan satu-persatu (?):
Selasa, 07 Juli 2015
Abang [ part 4 ]
06.51.00 Asinta
Kata siapa malaikat harus punya sayap? Abang tidak punya. Dia tidak bisa terbang. Ia hanya bisa memanjat pohon mangga untuk mengambilkan layang-layang Lana yang tersangkut. Abang tidak bisa ajak Lana terbang. Abang hanya bisa menuntun Lana naik ke atas genteng. Abang tidak bisa tunjukkan kerajaan awan di atas langit. Abang hanya mampu menemani Lana berdoa di bawah gemintang. Tapi bagi Lana, Abang adalah malaikat. Malaikat tak bersayap.
Sabtu, 20 Juni 2015
Abang [ part 3 ]
07.24.00 Asinta
Abang adalah dewa. Dan Lana adalah pemujanya.
Abang sudah diperbolehkan pulang ke rumah setelah enam hari dirawat di rumah sakit. Kondisi Abang sudah jauh lebih baik sekarang. Tapi masih perlu banyak istirahat. Belum bisa ikut Lana ke lapangan untuk bermain bola. Kakinya masih agak sakit kalau dipakai berjalan, kepalanya masih dibalut perban.
Selasa, 16 Juni 2015
Abang [ part 2 ]
07.18.00 Asinta
Wajah Abang tampan, seperti David Beckham. Siapa bilang Abang cuma tampan? Kalau Lana bilang Abang seperti David Beckham, itu artinya Abang juga jago bermain sepakbola.
Sore itu, Lana keluar mengendap-endap dari dalam rumah. Tidak mau ketahuan Ibu kalau dirinya hendak pergi ke lapangan untuk bermain sepakbola bersama teman-teman. Ibu tidak suka kalau Lana main sepakbola. Katanya, sepakbola hanya untuk anak laki-laki. Padahal, kalau dibandingkan dengan Fabian, jelas Lana lebih jago bermain sepakbola.
Jumat, 12 Juni 2015
Abang [ part 1 ]
00.13.00 Asinta
Lana sering sekali bertanya pada Ayah dan Ibu, mengapa Lana harus jadi anak yang pertama? Mengapa tidak jadi yang kedua saja? Kan Lana jadi bisa punya Kakak. Lana iri pada teman-temannya yang punya kakak. Lana ingin diantar jemput ke sekolah oleh Kakak. Lana mau pekerjaan rumahnya dibantu oleh kakak. Lana bosan sendirian di rumah. Tidak ada yang menemaninya bermain boneka. Ibu sibuk membuat kue-kue pesanan tetangga. Ayah baru pulang ketika malam datang. Itulah mengapa ia lebih sering berada di luar rumah. Bermain sepakbola di lapangan, mengejar layangan, atau hanya menonton kartun di rumah Fabian-sahabatnya sejak masih balita.
Sabtu, 02 Mei 2015
Terlalu Cepat Tiga Puluh Hari
04.44.00 Asinta
Dulu kamu pergi begitu saja. Melewatkan acara pamitan. Tanpa sepatah salam perpisahan. Membuatku kalang kabut bertanya, ke mana kamu sebenarnya? Mengapa kamu pergi? Mengapa tidak kau izinkan aku melambaikan tangan mengantat kepergianmu?
Jumat, 24 April 2015
---
06.35.00 Asinta
Kau tinta pewarna untuk hidupku yang terlalu polos.
Aku, ingin jadi kanvasmu.
Kau adalah lelucon paling menyenangkan yang pernah kutemukan.
Kau bergurau dengan siapa saja. Wanita itu, lelaki itu, bahkan Tuhan kau ajak bercanda sedemikian rupa.
Andai, akulah yang pertama menemukanmu. Takkan kubiarkan seisi dunia tahu akanmu.
Kau adalah hidup yang kujalani.
Kau berlari, berhenti, berputar, menikmati.
Aku, menikmati kehidupanmu.
Esok, mungkin kamu bukan lagi kamu
Tapi aku, akan tetap mengagumi kamu sebagaimana adanya dirimu.
Kamis, 09 April 2015
Filosofi Kopi
22.06.00 Asinta
Tapi akhirnya gue bisa lulus ujian SOCA. Sebagai hadiah atas waktu tidur gue yang terenggut oleh begadang, gue sama temen gue memutuskan untuk nonton Filosofi Kopi. Butuh perjuangan untuk nonton film ini, karena Salma –temen gue- termasuk orang yang ga terlalu suka nonton film Indonesia. Gue harus membujuk dia habis-habisan hingga pada akhirnya dia mau nemenin gue nonton.
Sabtu, 07 Maret 2015
Haters
03.59.00 Asinta
Definisi haters menurut gue adalah orang yang membenci diri kita, setiap apa yang kita lakukan, dan semua yang kita hasilkan. Entah itu karena dia emang benar-benar ga suka sebab sesuatu yang kita lakukan adalah hal buruk, atau memang dia ga suka aja. Bisa juga karena dia iri dan berharap dia bisa melakukan hal yang kita lakukan.
Jumat, 06 Maret 2015
Penonton Caper
05.11.00 Asinta
Senin, 16 Februari 2015
Kapan Kawin?
05.32.00 Asinta
Sabtu, 24 Januari 2015
Garing
16.47.00 Asinta
Kamis, 22 Januari 2015
Diantar Pulang Polisi
04.35.00 Asinta
Jadi gini, dua bulan yang lalu The Finest Tree (Cakka dan Elang) ke Bandung. Senang banget tuh kan. Gue langsung cari tahu hari apa dan mereka ke mana aja. Ternyata mereka ke Bandung selasa dan rabu.
Rabu, 21 Januari 2015
Selamat Ulang Tahun
04.49.00 Asinta
Senin, 19 Januari 2015
Minggu, 26 Oktober 2014
Maha Membolak-balikkan
08.32.00 Asinta
Selasa, 14 Oktober 2014
Tempat Sampah
00.46.00 Asinta
Bukan karena rakus saya menghabiskan makanan-makanan itu. Bukan karena perut saya terbuat dari karet, makanya susah kenyang. Bukan. Tapi saya ga tega kalau ada makanan yang ga termakan dan berakhir di tong sampah. Suka sedih. Serius. :(
Senin, 22 September 2014
Untuk Kamu, Dari Aku
06.29.00 Asinta
Sabtu, 20 September 2014
Sejatiku Kamu 2
04.02.00 Asinta
Papa adalah orang paling murah tawa. Lucu sedikit tertawa. Lucunya banyak apalagi. Misal ada yang melawak dan tidak lucu sama sekali pun, ia pasti akan tertawa. Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang. Begitu kata Papa. Setelah aku sudah cukup besar, barulah aku tahu bahwa kalimat itu ia contek dari grup lawak favoritnya: Warkop DKI.
Papa sangat menyukai seni komedi. Bahkan kalau bisa, dia pasti sudah jadi pelawak saat ini. Sepanggung dengan Srimulat dan bermain film bersama warkop DKI. Sayangnya Papa hanya diciptakan sebagai penonton. Ya, dia adalah penonton setia apa pun yang berbau komedi. Film-film Warkop DKI, serial TV Mr Bean hingga pertunjukan ketoprak Srimulat.
Kamis, 11 September 2014
Sejatiku Kamu part 1
09.03.00 Asinta
Papa selalu bilang bahwa Tuhan Mahacinta. Dan memang benar. Oleh karenanyalah aku bisa mengenal cinta sedahsyat Papa. Cinta yang tegas, kekal, melapangkan.
Pa, aku cinta Papa!
Selasa, 02 September 2014
Dua
04.30.00 Asinta
Semester dua kemaren udah lumayan bisa beradaptasi. Meskipun ga jarang
Selasa, 27 Mei 2014
Mahahumoris
04.49.00 Asinta
Hari ini, kebahagiaan diturunkan begitu banyak. Meskipun tak sedikit yang kecewa. Tapi hidup harus berlanjut. Semoga bahagiamu bertahan lama, kekecewaanmu lekas berganti tawa.
Hari ini, satu takdir Tuhan diberitahukan. Sebuah gambaran akan di bawa ke mana hidup kita nanti. Setahun yang lalu aku merasakannya. Bagaimana satu hal yang sangat merubah hidupku, sekaligus membunuh banyak mimpiku.
Pengumuman SNMPTN. Tahukah bahwa sebelum hari H, aku berharap bahwa aku tidak akan lulus. Aku malu dengan pilihanku. Bukan karena terlalu muluk (meskipun memang muluk), tapi karena pilihanku tidak sesuai dengan apa yang selalu aku impikan. Aku malu, terlebih pada diriku sendiri.
Dulu, setiap ditanya ingin jadi apa aku nanti, aku selalu tegas menjawab "Aku ingin jadi dokter hewan!". Tapi bahkan aku tidak mengusahakan hal itu dengan menjadikannya pilihan pertama.
Makanya, setiap ditanya apa yang aku pilih untuk SNMPTN, aku tidak pernah menjawab. Aku bilang, kalau lolos, kalian akan tahu. Kalau tidak, ya kalian tidak akan pernah tahu. Pernah sekali aku memberitahu pilihanku, orang itu tertawa meremehkan. Sinta sinta, sadar diri kamu siapa.
Lalu tiba pada hari pengumuman. Pukul 4 sore waktu itu. Aku kesulitan mengakses internet. Aku minta temanku mengecek hasilnya. Sialnya, saat itu aku berharap aku diloloskan. Aku tahu itu tidak mungkin. Tapi sangat tidak mungkin aku lulus melalui tes tulis. Aku tidak sepintar teman-temanku.
Beberapa menit kemudian, temanku bilang bahwa aku lolos. Aku diterima. Aku tertegun sejenak. Bingung harus melakukan apa. Dan juga tidak percaya. Temanku mencoba meyakinkan dengan mengirimkan capture-an. Baru aku percaya saat itu. Refleks langsung memeluk nenek yang berada di sampingku. Dan aku menangis. Bahagia sekaligus sakit hati.
Teman-teman memberikan semangat. Lewat telepon, sms, twitter, dan facebook. Mereka akhirnya tahu akan pilihanku.
Aku tidak mungkin menyia-nyiakan apa yang banyak orang susah payah usahakan. Dan aku menerimanya. Menjalaninya. Meskipun resikonya, mimpi yang selalu kugadang-gadangkan akhirnya pupus.
Tapi toh aku tidak boleh egois. Orangtuaku hanya punya aku untuk dijadikan harapan. Mereka bahagia, pun denganku. Terimakasih Tuhan, kau membuatku menjadi anak yang setidaknya pernah membuat kedua orangtuaku menangis bahagia.
Setahun berlalu. Hari ini aku sudah mempunyai 75 adik tingkat baru. Adik kelas SMAku dikabarkan ada yang mengikuti jejakku. Senang rasanya. Ditambah teman satu komunitas fans juga lolos.
Aku juga senang, di timeline twitter dan facebook banyak yang mengucap syukur atas nikmat yang diterimanya hari ini. Selamat ya!
Untuk yang belum berhasil, selamat juga! Karena kalian akan puny perjuangan yang lebih menantang, lebih seru. Percayalah, euforia memasuki jenjang perguruan tingginya akan lebih greget.
Dan untuk semuanya, semangat selalu! Ingat, Tuhan mahahumoris. Apa pun yang diberikannya, tertawa sajalah. Itulah mengapa aku seringkali menertawakan diriku sendiri. Karena Tuhan juga sering mengajakku bercanda.
Selasa, 20 Mei 2014
Selamat!
06.13.00 Asinta
Satu tahun yang lalu, aku merasakan kebahagiaan itu. Rasanya ya bahagia. Iya, bahagia.
Semalaman tidak bisa tidur. Cemas. Katanya, malam itu malam yang menegangkan. Kalau ada orang yang bertamu ke rumah malam itu, berarti kamu tidak lulus. Semalaman aku berdoa, tidak ada yang mengetuk pintu rumah.
Selasa, 06 Mei 2014
Istimewa
03.32.00 Asinta
Aku percaya bahwa semua anak terlahir istimewa.
Namanya Ina. Sekilas, tidak ada yang berbeda dengan dia. Anak perempuan yang hanya berbeda dua tahun di bawahku itu tumbuh seperti anak lainnya. Dengan rambut keriting yang kurang terawat dan badan yang bongsor. Ya, biasa saja bukan?
Kali pertama aku bertemu dengannya adalah ketika aku bergabung di sebuah sekolah pengabdian kampusku, aku jadi pengajar di sana. Saat itulah aku bertemu dengan Ina. Dengan senyum lebar dan wajah yang ceria dia menyambut kami (para pengajar baru).
Tapi hari itu aku belum mengenalnya begitu dalam. Belum tahu bahwa dia begitu istimewa. Hari itu berlalu begitu saja. Dengan kepulangan kami yang diantarkan olehnya.
"Ina mau ke mana?" tanya salah seorang pengajar.
"Aku mau antar kakak-kakak." ujarnya tetap dengan senyum lebar,
"Jauh loh, Na!"
"Ga pa-pa. Hehe." tuturnya singkat seraya terus berjalan mengiringi kepulangan kami.
Keesokan harinya, aku kembali ke sekolah itu. Bertemu dengan Ina lagi. Dia menyalami kami satu per satu. Beberapa dia ingat namanya. Lalu tiba giliran dia mencium tanganku.
"Coba nama aku siapa?"
Dia tertegun seraya tersipu malu. Aduhh lupa! Begitu siratnya.
"Aku Sinta. Apa?"
"Ka Chinta!" ujarnya begitu semangat. Meskipun dia keliru memanggil namaku, tapi aku tak peduli. Sinta, Cinta, Chinta atau apalah itu. Yang jelas, setelah hari itu aku menemukan keistimewaan itu.
***
Ina punya panggilan khusus untuk pengajar yang dekat dengannya. Bunda dan Ayah. Tapi untukku berbeda.
Kala itu aku baru saja tiba di sekolah. Dia langsung berteriak "Omaaaaaa!" seraya melambaikan tangan.
Aku terkesiap. Loh kok Oma? Apakah aku setua itu? -_-
Semua yang ada di sana menertawakan panggilan Ina padaku.
"Ina kok Oma sih?"
"Ga pa-pa. Oma kan cantik." jawabnya. Dia tahu saja aku suka dibilang cantik._.
Ya, sejak hari itu di selalu memanggilku Oma.
***
Ina punya banyak cerita. Aku suka mendengarkannya. Meskipun kadang kurang mengerti. Tapi masa bodoh. Aku suka ketika dia bercerita.
Salah satu cerita yang kuingat adalah dia bilang kalau cita-citanya adalah menjadi psikolog. Iya, Ina. Oma doakan semoga cita-citamu terwujud.
***
Ina adalah anak paling rajin datang ke sekolah. Dia selalu jadi penghuni pertama. Pernah suatu kali ketika hujan lebat, dan aku baru sampai di sekolah, Ina ditemani teman pengajar sedang duduk di teras sekolah. Bercerita.
Hari itu pun dihabiskan oleh kami untuk mendengarkan semua cerita Ina yang lucu. Tentang dia yang pernah terkunci di kamar mandi, atau tentang dia yang paling suka datang ke kost para pengajar.
Oh iya, hobi Ina itu datang ke kost. Entah sudah berapa pengajar yang kostnya disambangi oleh Ina. Karena aku tinggal di rumah saudara dan jauh dari sekolah, jadilah Ina tidak pernah mengunjungiku. Tapi pernah dia mengatakan "Oma, aku mau nginep di rumah Tante." Aku hanya tersenyum. Tentu Ina.
***
Salah satu dari sekian banyak kelucuan Ina adalah ponselnya. Dia memiliki ponsel yang ukurannya kecil namun berat. Dan canggihnya, ponsel itu berkamera. Kadang, Ina memotret kami.
Suatu waktu, aku melihat Ina menempelkan ponselnya di telinga kemudian menggoyangkan tubuhnya. Aku bertanya sedang apakah dia. Dia tersenyum lalu menyerahkan ponselnya padaku. Ponsel yang tengah memutar sebuah lagu. Cabe-cabean. Aku terhenyak. Ina tertawa terbahak-bahak lantas terus bergoyang.
"Kenapa cabe-cabean? Kenapa ga sayur-sayuran?" tany seseorang.
"Iya. Kenapa ga sayur-sayuran, buah-buahan, nasi-nasian, lauk-laukkan. Itu kan lebih sehat." ujarku.
Ina tertawa. Masih terus bergoyang.
Karena itulah, aku memperkenalkan Ina pada lagu yang lebih layak untuk didengarnya.
Eh tapi, sekarang kalau mendengar lagu Cabe-cabean jadi ingat Ina. -_-
***
Ina pandai berakting. Dia bisa menangis sekaligus tertawa. Istimewa,, ya?
Ina sering menangis untuk mencari perhatian para pengajar. Ya, Ina suka diperhatikan. Ketika dia menangis, pengajar akan memperlakukannya sebagai adik kecil. Tapi aku tidak. Ketika dia menangis, aku akan menggodanya. Terus menggoda sampai tawanya meledak. Aku tidak memperlakukannya sebagai adik. Tapi aku memposisikannya sebagai teman. Ya, Ina adalah temanku.
Tapi pernah dia menangis dan susah sekali berhenti. Berbagai cara telah dilakukan. Tapi dia tetap menangis.
"Ina kenapa?" tanyaku lembut.
"Oma, Bunda Linda ke mana sih? Aku kangen. Huaaaaa." tangisnya semakin kencang.
"Bunda Linda sakit, Ina! Makanya Ina doain Bunda biar cepat sembuh, terus ke sini lagi. Ya?"
"Aku pengen Bunda Lindaaaaa!"
Aku tertegun. Merasa tertohok. Dia bisa sebegitu sayang terhadap bundanya. Akankah dia juga begitu pada Omanya? Merindukan kehadirannya ketika dia tidak hadir?
Aku menatapi Ina yang masih sesenggukan menangis.
***
Katanya, aku harus mengajari Ina. Nyatanya, aku belajar banyak darinya. Tentang hidup. Sesederhana kalimat "Oma kan cantik." Seringan tawa lepasnya. Seindah keceriannya. Setulus rasa sayangnya.
Aku semakin percaya, bahwa semua anak terlahir istimewa.
Selasa, 15 April 2014
Keluarga Baru
06.34.00 Asinta
Taman Ilmu itu:
-Membuat saya menjadi saya
-Membuat saya menemukan kesederhanaan, kebersamaan, dan kebahagiaan
-Memperkenalkan saya pada apa itu pengabdian
-Membuat saya betah di Jatinangor, dan berat sekali untuk pulang kampung. Padahal, dulu maunya pulang terus
-Membuat jumat, sabtu, dan minggu saya tidak membosankan
-Membuat saya rela jalan kaki pulang dan pergi
-Membuat saya ikhlas pulang sore bahkan hingga larut malam
-Mempertemukan saya pada banyak sekali orang hebat. Kak Syakir, Kak Syarif, Kak Frida, dan rekan sejawat lainnya (?)
-Mempertemukan saya pada anak-anak luar biasa
-Memberikan pengalaman berharga ketika diklatsar ke Ciwidey. Bertemu masyarakat di sana. Mendapatkan pelajaran yang tidak bisa dibayar dengan apa pun juga
-Mewujudkan salah satu mimpi saya yang dulu sempat teronggok. Menjadi pengajar. Guru
Terimakasih Taman Ilmu! Kami siap, kami pintar, kami bisa!
Selasa, 11 Februari 2014
Minggu, 05 Januari 2014
2013
17.10.00 Asinta
Karena aku melewati banyak hal bersama kamu. Baik ragamu, maupun bayangmu.
Aku menyelesaikan semester terakhir di SMA bersamamu. Bersama seluruh leluconmu. Menghitung hari menuju ujian nasional dengan belajar keras. Kadang, kita belajar bersama.
Jumat, 13 Desember 2013
Karena Bahagia Menurutku Adalah
18.30.00 Asinta
-Menonton film Laskar Pelangi yang sudah aku hapal jalan ceritanya di luar kepala
-Menghabiskan waktu di toko buku hingga senja
Sabtu, 07 Desember 2013
Sinta
07.43.00 Asinta
Sabtu, 23 November 2013
The Next Ketua BEM
04.28.00 Asinta
Gue emang gitu. Malas sama yang namanya organisasi. Makanya ga ikut LKMM. Tapi tahu ga sih, gue mendapatkan fakta bahwa ah gue itu the next ketua BEM. Gue bukannya sombong. Tapi ya apa boleh buat. (tetep ini namanya nyombong)
Dua hal. Yang bikin gue yakin kalau gue the next ketua BEM. Dua hal yang bukan kebetulan. Cuman, ya gue sambung-sambungin aja.----.
Jadi waktu itu malam sabtu setelah UTS dan besoknya ada mabim. Gue sama temen gue, sebut saja Amelien, pergi ke sebuah Cafe. Gue ke sana bukan niat makan sih. Gue mau nonton openmic. Stress cyinn abis UTS butuh hiburan.
Selasa, 19 November 2013
Tidak Lucu
01.12.00 Asinta
Rabu, 02 Oktober 2013
Pagi, Siang, Senja, Malam.
18.17.00 Asinta
Siang. Matahari entah mengapa tak jenuh untuk memancarkan kesuperioranya. Keringat. Menggantung di pelipis setiap orang. Berkilau, terkena sinar matahari.
Musisi
07.09.00 Asinta
Saya adalah orang yang kemana-mana lebih sering menggunakan angkutan umum; angkot atau bis. Dan di sana saya selalu bertemu dengan musisi-musisi
Sabtu, 28 September 2013
Mas Toko Buku
05.56.00 Asinta
Rabu, 18 September 2013
Minggu, 23 Juni 2013
Kehilangan (part 2)
21.49.00 Asinta
Konsentrasi Cakka ketika menyetir terbagi. Antara jalanan dan gadis di sebelahnya. Ify. Gadis itu mendekap boneka beruang jumbonya. Seperti sayang sekali pada sang boneka yang baru didapatnya beberapa jam yang lalu. Namun kedua matanya menatap kosong. Jiwanya entah berkelana ke negeri mana. Jauh meninggalkan raganya.
Kehilangan (prolog dan part 1)
21.48.00 Asinta
Ify. Remaja tanggung yang sekarang duduk di bangku sebuah SMA ternama di kotanya itu sudah tidak percaya lagi kepada mahluk bernama lelaki. Baginya, semua lelaki itu jahat, menyebalkan. Mereka selalu membuat perempuan menangis semalaman hingga membuat mata sembab. Mereka selalu menjadi sebab dari elegi kesakitan setiap perempuan. Mereka selalu menjadi alasan setiap perempuan untuk berkorban. Padahal, mereka tak pernah sedikit pun memberi balasan. Walaupun hanya sesungging senyuman.
Kamis, 07 Februari 2013
HUJAN, Kita Dan Mimpi part 25A
20.37.00 Asinta
Sabtu, 02 Februari 2013
Lebih Dari Plester part 16B
17.04.00 Asinta
Lebih Dari Plester part 16A
16.53.00 Asinta
Sekarang, ia kembali bermain kucing-kucingan. Bukan dengan Rizky atau Daud yang sudah jelas-jelas pindah ke luar kota sejak mereka masuk ke sekolah menengah pertama. Kini, ia bermain dengan Ify, Rio, Oik dan semua orang yang berpotensi membahayakan posisinya. Kali
Lebih Dari Plester part 15
16.44.00 Asinta
Gadis itu menggeliat. Memalingkan wajah untuk menghindari seberkas sinar yang tajam menusuk matanya. Setelah beberapa detik beradaptasi, gadis itu perlahan membuka matanya. Lalu merasa perlu menyisir setiap sudut kamarnya. Dan ketika matanya tertumbuk pada pintu yang menghubungkan kamarnya dengan balkon yang menjeblak terbuka, gadis itu tersenyum. Melihat seorang pemuda yang berdiri dekat pagar pembatas. Entah sedang melakukan apa.
Sivia-gadis itu menendang selimut yang semalaman menghangatkan tubuhnya. Berjingkat dari ranjangnya. Dengan sisa-sisa tenaga, berjalan tersaruk menghampiri sang pemuda. Cakka tentu saja.
"Good morning!" tukas Sivia ketika
Lebih Dari Plester part 14B
16.28.00 Asinta
Namun ia masih tetap berusaha. Menyeret kakinya yang entah mengapa terasa begitu berat. Menelusuri satu persatu gundukan tanah yang telah ditutupi rumput. Memindai nama-nama yang terukir di permukaan batu nisan yang menempel pada masing-masing gundukan. Ia hanya mencari satu nama. Nama seorang gadis yang pernah berkuasa di altar suci hatinya satu tahun silam. Yang kini
Kamis, 15 November 2012
Lebih Dari Plester part 14A
00.26.00 Asinta
Oik menyesal telah menanyakan sebab dari ketidakhebohan Ify tadi. Lihat sekarang! Gadis itu bahkan jauh lebih heboh dari biasanya. Gabriel begini, heboh. Gabriel begitu, heboh. Oik sih tidak masalah selama tidak mengganggunya. Ini sih namanya bukan mengganggu lagi. Tapi sudah membahayakan.
Kalau saja tidak ada pemuda yang refleks menahan tubuhnya, pastilah Oik sudah jatuh terjengkang. Bergabung bersama kuman dan bakteri yang menempel pada alas kaki setiap orang yang berjejalan di sana. Untung saja. Dua kali tersenggol, dua kali pula diselamatkan oleh pemuda yang sama. Oik sempat tertegun sejenak ketika melihat wajah pemuda itu. Baru pertama dilihatnya
Jumat, 05 Oktober 2012
Sihir Hujan
03.17.00 Asinta
Aku Ingin
03.04.00 Asinta
Jumat, 28 September 2012
Lebih Dari Plester part 13B
21.15.00 Asinta
Rio menginjak pedal rem kuat-kuat. Menghentikan laju mobil mahalnya di depan sebuah bangunan rumah bernuansa klasik. Itu rumah Ify. Sebelumnya, ia baru saja mengantarkan Oik pulang. Gadis itu pingsan lagi. Sekarang, ia menyambangi rumah Ify. Menjenguk gadis itu. Semoga sakitnya tidak terlalu parah. Hanya berkisar demam atau flu saja.
Yang belum Rio tahu, semuanya hanya berujung pada makna semoga. Tidak lebih satu inci pun.
“Oh, jadi ini Rio kece ya? Ify sering cerita tentang kamu. Katanya, kamu raja telat ya?”
Senin, 27 Agustus 2012
Lebih Dari Plester part 13A
06.04.00 Asinta
***
Ify melihat refleksi seorang gadis dalam cermin. Nampak sempurna dengan balutan seragam sekolahnya. Lengkap dengan bletzer biru kotak-kotak berenda. Rambutnya dibiarkan terurai. Kalung perak menjuntai menghiasi lehernya. Apa yang kurang?
Coba perhatikan dari ujung sepatu
Minggu, 26 Agustus 2012
HUJAN, Kita Dan Mimpi part 24
23.51.00 Asinta
Jumat, 17 Agustus 2012
HUJAN, Kita Dan Mimpi part 23
15.33.00 Asinta
Lebih Dari Plester part 12
14.57.00 Asinta
Satu, untuk sepenggal masa lalu. Dua, untuk penggalan yang lainnya. Tiga, masih tetap sama. Tak berhingga, masa lalu itu sempurna terbaca. Akibatnya sudah dapat terkira. Tak berhingga, untuk pemahaman dari apa itu masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang.
***
Ify melipat kedua tangannya di depan dada. Celingak-celinguk mencari Rio yang tiba-tiba saja menghilang. Tadi, Ify kalah cepat oleh Rio ketika
Jumat, 03 Agustus 2012
Lebih Dari Plester part 11
16.58.00 Asinta
Jumat, 20 Juli 2012
Segenggam Harapan
15.47.00 Asinta
Rabu, 11 Juli 2012
Selapang Sang Rembulan part9
17.58.00 Asinta


























